SERBA SERBI LAPORAN KEUANGAN GoTo & PENJELASAN PROSPECTUS

 Posted 1 July 2022

Source: https://www.youtube.com/watch?v=3kPn90psDL8


1 LAPORAN POSISI KEUANGAN / NERACA

ASET

1.      Jumlah aset GoTo meningkat terutama dikarenakan adanya kenaikan kas dan setara kas yang berasal dari penerimaan dari penerbitan modal saham, serta adanya kenaikan goodwill sebagai akibat dari dampak akuisisi Tokopedia pada bulan Mei 2021.

2.      Piutang lain-lain GoTo terutama merupakan pinjaman dan penggantian yang diberikan kepada pihak ketiga. Perusahaan menandatangani Perjanjian Pinjaman dengan Broad Empire International Limited, pihak ketiga. Perusahaan setuju untuk memberikan pinjaman sebesar USD70.000.000. Piutang lain-lain adalah piutang yang berasal dari transaksi di luar kegiatan usaha biasa.

3.      Piutang lain-lain pihak ketiga GoTo meningkat, sebagai akibat dari kenaikan piutang lain-lain pihak ketiga milik Tokopedia yang baru dikonsolidasi pada bulan Mei 2021. Jadi intinya karena utang Gojek digabungkan dengan utang Tokopedia guys.

4.      Uang muka dan biaya dibayar di muka. Uang muka GoTo terdiri dari uang muka kepada penyedia produk digital dan jasa.

5.      Biaya dibayar di muka GoTo terdiri dari pengembangan teknologi informasi dan infrastruktur, iklan dan pemasaran, sewa dan utilitas (listrik, air, telephone, internet).

6.      Investasi lain-lain GoTo terdiri dari Investasi pada instrumen ekuitas, investasi pada instrumen utang (reksadana TRIM Kas 2), dan aset keuangan yang sebelumnya diklasifikasi sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual.

7.      Aset tidak lancar dan aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual GoTo terdiri dari aset yang dimiliki untuk dijual terutama terkait dengan JD.com E-Commerce Singapore Pte. Ltd. Dan PT Jaya Ekspress Transindo.

8.      Aset takberwujud GoTo terdiri dari teknologi dan piranti perangkat lunak, merek dagang, izin usaha, kontrak pelanggan. Merek Grup yang dicatat sebagai aset takberwujud adalah “BRIDESTORY” dan “PARENTSTORY”.

9.      Investasi pada entitas asosiasi GoTo adalah JAGO, JD, MPPA.

10.  Investasi pada ventura bersama GoTo adalah PT Indonesia Creators Economy ("ICE"), PT Karya Baru TBS ("TBS"), dan Telkomsel.

11.  Aset pajak tangguhan GoTo

Perusahaan (Goto) memutuskan tidak mengakui aset pajak tangguhan dari rugi pajak yang masih dapat dimanfaatkan dikarenakan Perusahaan masih dalam tahap rintisan.

Perusahaan (Goto) tidak memiliki bukti yang cukup untuk mendukung bahwa laba kena pajak akan tersedia pada periode komponen perbedaan temporer tersebut terealisasi.

Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan jumlah penghasilan laba kena pajak di masa mendatang memadai untuk dikompensasi dengan perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang masih dapat dimanfaatkan. Masih bingung?

 

Aset pajak tangguhan merepresentasikan peningkatan pajak yang bisa dikembalikan (atau dihemat) di tahun-tahun mendatang yang diakibatkan oleh adanya perbedaan temporer yang dapat dikurangkan pada akhir tahun berjalan (tanggal neraca).

Contoh aset pajak tangguhan:

PT Himalaya memperoleh pendapatan dengan jumlah yang sama pada tahun 2022 dan 2023, masing-masing Rp13.500.000.000. Beban operasi yang timbul juga sama pada tahun 2022 dan 2023, masing-masing sejumlah Rp6.000.000.000.

Selain beban operasional tersebut, pada tahun 2022 PT Himalaya mengakui kerugian serta liabilitas terkait sejumlah Rp750.000.000 untuk tujuan pelaporan keuangan. Pengakuan kerugian itu diakibatkan oleh terjadinya penundaan proses pengadilan yang melibatkan PT Himalaya.

PT Himalaya tidak diperbolehkan mengurangkan jumlah kerugian tersebut dalam penghitungan pajak penghasilan sampai dengan liabilitas terkait benar-benar dibayarkan. Pembayaran itu diperkirakan terjadi pada tahun 2023.

12.  Goodwill GoTo.

Grup mengakui selisih antara imbalan yang dibayar dan aset bersih yang diperoleh sebagai goodwill, yang dicatat sebagai investasi pada entitas asosiasi.

Kelebihan jumlah imbalan yang dialihkan dan nilai wajar jumlah kepentingan nonpengendali atas jumlah aset teridentifikasi bersih yang diperoleh dan kewajiban yang timbul dicatat sebagai goodwill.

 

LIABILITAS

1.      Utang usaha GoTo berasal dari pembelian barang dan jasa serta utang yang akan dibayarkan kepada merchant terkait dengan transaksi aggregator payment gateway dan sistem pembayaran IRIS.

Utang usaha kepada pihak ketiga pada tanggal 31 Juli 2021 termasuk utang kepada Google Inc. yang dijaminkan dengan garansi bank.

2.      Utang escrow dan lain-lain GoTo. Utang lain-lain adalah kewajiban untuk membayar barang atau jasa yang diperoleh di luar kegiatan usaha biasa. Utang escrow yang merupakan akun dana sementara (escrow) untuk menampung dana dari Pengguna ketika transaksi terjadi. Pembayaran ini akan disampaikan kepada Pedagang dan Penyedia Jasa Logistik ketika seluruh transaksi telah selesai.

Escrow = kalo barang uda sampe di pembeli, tokped harus bayar ke pedagang dan perusahaan ekspedisi.

3.      Pendapatan yang ditangguhkan GoTo merupakan pendapatan jasa yang diterima dari pelanggan sehubungan dengan layanan yang akan diberikan di masa yang akan datang. Pendapatan tangguhan yang berkaitan dengan keanggotaan, layanan pengaturan admin, dan pendapatan iklan, dicatat sebesar pendapatan jasa yang diterima dikurangi dengan pendapatan yang telah diakui sebelumnya sesuai dengan ketentuan pemberian masing-masing jasa selama jangka waktu dari jasa tersebut.

Iklan yang muncul di Tokopedia menerapkan sistem pembayaran Cost Per Click (CPC) di mana Toppers hanya akan membayar setiap kali iklan toko atau produk kamu diklik.

Contohnya kalo bayar iklan 100 ke tokopedia, yang mengklik adalah 70, 30 nya harus dikembalikan. 30 ini kayaknya yang dimaksud pendapatan yang ditangguhkan. {If mistaken, comment ya guys}

4.      Akrual GoTo, beban diakui pada saat terjadinya, berdasarkan metode akrual.

5.      Liabilitas imbalan kerja - jangka pendek GoTo adalah gaji.

6.      Utang pajak (Pajak penghasilan badan, Pajak lain-lain)

7.      Pinjaman jangka pendek

8.      Bagian jangka pendek dari utang jangka panjang (Pinjaman dari pihak selain bank, Liabilitas sewa)

9.      Liabilitas atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual

10.  Liabilitas derivatif

11.  Liabilitas pajak tangguhan

12.  Liabilitas imbalan kerja

13.  Utang jangka panjang (Pinjaman dari pihak selain bank, Liabilitas sewa)

 

EKUITAS

1.      Tambahan modal disetor

2.      Saham treasuri = saham hasil pembelian kembali (buyback).

Biasanya, emiten melakukan buyback ketika harga sahamnya dianggap undervalued dengan tujuan menjaga harga saham agar tidak semakin turun. Saham yang dibeli kembali oleh perusahaan inilah yang disebut saham treasury (treasury stock). Pada GoTo, dana program greenshoe ini berasal dari saham treasuri yang dimiliki GoTo.

3.      Cadangan kompensasi berbasis saham

4.      Perubahan nilai wajar aset keuangan yang tersedia untuk dijual

5.      Selisih kurs translasi laporan keuangan dalam mata uang asing

6.      Transaksi dengan kepentingan nonpengendali

7.      Apa itu GTV?

Perusahaan startup masih belum untung, bagaimana menghitung valuasinya? Salah satu caranya adalah dengan melihat GTV. Gross Transaction Value (GTV) adalah matriks yang mengukur jumlah transaksi yang dilakukan melalui aplikasi. Jumlah total transaksi pada aplikasi tidaklah sama dengan revenue. Sebagai contoh, E-commerce A adalah platform perantara penjual buku dengan komisi penjualan 10%. E-commerce A berhasil menjual 1000 buku seharga Rp.100,000/buku maka nilai GMV/GTVnya sebesar 100 juta rupiah sedangkan pendapatannya adalah uang yang masuk kantong perusahaan yaitu sebesar 10 juta rupiah.

 

8.      Opsi Saham Karyawan (OSK) merupakan salah satu bentuk kompensasi perusahaan pada karyawannya. Opsi ini memberikan hak kepada karyawan untuk membeli saham perusahaan pada suatu periode tertentu di masa mendatang dengan harga tertentu yang telah disepakati pada saat opsi tersebut diberikan. Harga biasanya diskon atau lebih murah.

 

 

2 LAPORAN RUGI LABA

1.      Beban pokok pendapatan GoTo berupa biaya infrastruktur teknologi informasi, biaya layanan pengiriman pada segmen on-demand services (Gojek), biaya transaksi pembayaran, jasa cloud & IT operasional, dan Biaya yang dikeluarkan untuk Mitra-Pengemudi untuk pengiriman barang,

2.      Beban umum dan administrasi Goto berupa kompensasi dan imbalan kerja karyawan, piutang yang tidak tertagih, imbalan program loyalitas, beban karyawan dan infrastruktur kantor

3.      Beban penjualan dan pemasaran GoTo berupa promosi, iklan dan pemasaran (promo, BTS, Blackpink).

4.      Beban penyusutan dan amortisasi GoTo berupa beban amortisasi untuk aplikasi pengembangan perangkat lunak, amortisasi aset hak –guna (beban sewa), dan penyusutan aset kantor lainnya.

5.      Beban pengembangan produk GoTo berupa kompensasi dan imbalan kerja karyawan, biaya pengembangan sistem.

6.      Beban operasional dan pendukung GoTo berupa gaji dan imbalan kerja karyawan, biaya terkait dengan kantor, kompensasi kerja karyawan, biaya penanganan operasional, biaya outsourcing Tokopedia, biaya outsourcing, dan infrastruktur kantor.

7.      Penghasilan keuangan GoTo berupa penghasilan bunga, penghasilan keuangan Grup terdiri atas dampak pendiskontoan pinjaman konversi dan bunga bank.

8.      Biaya keuangan GoTo berupa bunga pinjaman, bunga atas sewa, beban bunga yang dihitung dengan metode suku bunga efektif dari liabilitas opsi jual, dan provisi.

9.      Keuntungan/(kerugian) selisih kurs, bersih GoTo berupa keuntungan/(kerugian) selisih kurs yang timbul dari penyelesaian transaksi dalam valuta asing dan penjabaran aset, liabilitas moneter dalam mata uang asing, kas dan setara kas Perusahaan dalam mata uang US$, dan penguatan mata uang Rupiah.

10.  Kerugian penurunan nilai aset tidak lancar dan aset atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual GoTo berkaitan dengan penurunan nilai pada aset yang dimiliki untuk dijual terutama terkait dengan JD.com E-Commerce Singapore Pte. Ltd. Dan PT Jaya Ekspress Transindo.

11.  Pembalikan kerugian/(kerugian) penurunan nilai investasi pada entitas asosiasi GoTo berupa penurunan nilai investasi GoTo pada entitas asosiasi. Misalnya GoTo invest di saham A, kemudian harga saham itu turun.

12.  Kerugian penurunan nilai goodwill GoTo berasal dari pengujian penurunan nilai tahunan yang dilakukan GoTo sehubungan dengan goodwill dari kombinasi bisnis yang dilakukan sebelumnya. Misalnya penurunan nilai goodwill dari anak perusahaan seperti PT MTS, PT MAM, PT GLS, RUMA, Bridestory Pte., Ltd.,

13.  Kerugian penurunan nilai aset takberwujud dan aset tetap GoTo berasal dari pengujian penurunan nilai yang dilakukan Perusahaan terhadap penurunan nilai aset takberwujud dan aset tetap.

14.  Penyesuaian nilai wajar instrumen keuangan GoTo berasal dari perubahan nilai bersih instrumen keuangan yang dimiliki GoTo, penyesuaian nilai wajar pada instrumen ekuitas GoTo, liabilitas derivatif (potensi kerugian berdasarkan proses valuasi atas kontrak yang nilainya bergantung pada kinerja aset. Atau kontrak perjanjian yang dilakukan oleh dua pihak atau lebih dengan tujuan untuk menjual atau membeli aset maupun komoditas.)

15.  Bagian kerugian bersih pada entitas asosiasi dan ventura bersama GoTo berasal dari investasi GoTo pada entitas asosiasi dan ventura bersama (JD.com E-Commerce Singapore Pte. Ltd.).

16.  Penghasilan/(beban) lain-lain, bersih  GoTo terdiri dari penghasilan lain-lain pada investasi atas entitas asosiasi, keuntungan atas pelepasan investasi, beban lain -lain atas pelepasan investasi.

17.  Manfaat/(beban) pajak penghasilan GoTo terdiri dari beban pajak kini dan manfaat pajak tangguhan (menghapus kewajiban perpajakannya). Beban pajak kini dihitung berdasarkan pendapatan kena pajak dan tarif pajak yang berlaku untuk periode/tahun terkait. Manfaat pajak tangguhan berdasarkan rugi fiskal yang dapat dimanfaatkan untuk memulihkan pajak kini.

18.  Penghasilan komprehensif lain GoTo terdiri dari keuntungan dari pengukuran kembali imbalan pasca kerja, penjabaran selisih kurs laporan keuangan dalam mata uang asing dan cadangan untuk perubahan nilai wajar aset keuangan tersedia untuk dijual.

19.  Kepentingan nonpengendali GoTo mewakili hak dan kepentingan pemegang saham minoritas atas ekuitas dan laba bersih entitas anak yang tidak dimiliki seluruhnya oleh Perusahaan berdasarkan persentase kepemilikan pemegang saham minoritas pada entitas anak tersebut.

 

3 LAPORAN ARUS KAS

ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

1.      Penerimaan dari pelanggan

2.      Pembayaran kepada pelanggan

3.      Pembayaran kepada pemasok

4.      Penerimaan dari Pengguna - dikurang pembayaran kepada Pedagang dan Penyedia Jasa Logistik

5.      Pembayaran terkait biaya transaksi atas akuisisi entitas anak

6.      Pembayaran kepada karyawan

7.      Pembayaran lain-lain = padahal nilainya besar, tapi no detail info about it

8.      Pembayaran pajak penghasilan

9.      Penerimaan penghasilan keuangan

10.  Pembayaran biaya keuangan

 

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

1.      Pembelian aset takberwujud = perangkat lunak, merek, lisensi bisnis dan aset takberwujud lainnya

2.      Pembelian aset tetap = komputer dan peralatan teknologi informasi, furnitur, perlengkapan dan peralatan kantor, peralatan komersial, renovasi sewa serta aset tetap lainnya

1.      Penerimaan dari penjualan aset tetap

2.      Penerimaan dari penjualan aset dan liabilitas atas kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual =

Penjualan investasi pada GCT dan BCP, Penjualan investasi pada JD dan JX

3.      Pembayaran untuk akuisisi entitas anak = BESAR =  Rp91.993,7 miliar, dimana sebagian besar digunakan untuk akuisisi Tokopedia

4.      Pelepasan kas bersih dari penjualan kepentingan pada entitas anak dengan kehilangan pengendalian

5.      Penambahan investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama

6.      Penambahan pinjaman kepada pihak ketiga

7.      Penerimaan dari pemberian pinjaman kepada pihak ketiga

8.      Pembayaran untuk akuisisi kepentingan nonpengendali pada entitas anak

9.      Penambahan aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

10.  Penerimaan atas pengembalian modal aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi

11.  Penambahan aset keuangan tersedia untuk dijual

12.  Penerimaan dari penjualan aset keuangan tersedia untuk dijual

 

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

1.      Pembayaran saham treasuri (baybuck)

2.      Setoran modal dari kepentingan nonpengendali

Kepentingan Non Pengendali (KNP) adalah bagian ekuitas pemegang saham minoritas pada anak perusahaan yang telah dikonsolidasikan oleh perusahaan induk (pengendali) tetapi tidak sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan induk.

3.      Penerimaan atas penjualan kepentingan dalam entitas anak tanpa kehilangan pengendalian

4.      Penerimaan pinjaman dari pihak ketiga

5.      Pembayaran pinjaman dari pihak ketiga

6.      Pembayaran atas porsi pokok liabilitas sewa

7.      Penerimaan dari penerbitan modal saham

8.      Penerimaan dari penerbitan instrumen keuangan majemuk lain-lain

Instrumen keuangan majemuk adalah instrumen keuangan yang memiliki komponen liabilitas dan ekuitas sekaligus. Contohnya adalah obligasi yang dapat dikonversi menjadi saham oleh pemegangnya pada tanggal tertentu atau hingga tanggal tertentu.

9.      Penerimaan dari pengeksekusian opsi dari pinjaman yang dapat dikonversi dan opsi beli

Opsi beli atau call option, adalah hak untuk melakukan pembelian sebuah asset pada harga kesepakatan (strike price) dan dalam jangka waktu tertentu yang disepakati—baik pada penghabisan ketika jatuh tempo ataupun di selang tenggang waktu ketika sebelum jatuh tempo.

10.  Penerimaan dari uang muka modal saham

 

Source:

Prospektus GoTo 2022

https://stockpapers.id/menghitung-valuasi-perusahaan-startup/

http://repository.stei.ac.id/112/2/BAB%20II.pdf

https://www.ocbcnisp.com/en/article/2022/01/07/apa-itu-derivatif

https://accounting.binus.ac.id/2021/12/14/pajak-tangguhan-deferred-tax/

https://pajak.warsidi.com/aset-pajak-tangguhan/

https://market.bisnis.com/read/20220316/192/1511360/ipo-goto-dilanjutkan-greenshoe-untuk-stabilkan-harga-saham-begini-skemanya

http://iaiglobal.or.id/v03/files/modul/pk_19/files/basic-html/page226.html

http://p2k.unkris.ac.id/id3/1-3065-2962/Opsi-Keuangan_24840_dharmaandigha_p2k-unkris.html

https://www.tokopedia.com/help/article/faq-seputar-kredit-topads

Komentar